Inflasi

Mengapa Terjadi Inflasi ?

Ketika harga-harga naik secara terus menerus maka gejala yang timbul tersebut di sebut dengan inflasi. Jika terjadi hanya sekali waktu saja, tentu tidak dapat dikatakan inflasi. Balik lagi kepada pembicaraan di atas, dilihat dari isinya dapat di simpulkan bahwa gejala yang terjadi adalah inflasi, dimana harga naik setiap bulannya. Dalam jangka pendek menurut teori ekonomi klasik masalah ini merupakan salah satu dari masalah yang tidak dapat di pecahkan. Dua masalah lainnya adalah pengangguran dan neraca pembayaran.

Kenaikan harga yang terus menerus ini dapat terjadi karena peningkatan permintaan secara keseluruhan yang tinggi. Hal ini menuntut permintaan terhadap faktor-faktor produksi meningkat. Dampak akhirnya adalah peningkatan harga dari faktor produksi itu sendiri. Kejadian ini biasanya berlansung ketika tenaga kerja telah digunakan secara penuh dan pertumbuhan ekonomi tinggi. Jadi barang yang dapat ditawarkan tetap sementara permintaan lebih tinggi, peningkatan harga secara terus menerus. Situasi ini di sebut inflasi karena tarikan permintaan.

Jika kenaikan biaya produksi lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat produktivitas dan efisiensi, perusahaan akan mengurangisupply barang dan jasa. Untuk tetap bertahan, perusahaan akan menaikkan harga dengan konsekuensi bahwa permintaan juga menurun. Inilah yang di kenal sebagai inflasi karena desakan biaya.

Prakteknya sejumlah faktor yang mempengaruhi inflasi dapat pula terjadi karena

berbagai sebab diantaranya seperti :

-          Jika ekspor lebih besar dari pada impor, artinya penerimaan devisa meningkat, uang beredar dalam negeri semakin besar. Jumlah uang beredar yang bertambah akan menyebabkan tekanan terhadap inflasi.

-          Jika pengeluaran pemerintah lebih besar dari pada pendapatan pemerintah dan mencetak uang adalah pilihan yang dilakukan untuk menutupi kekurangan tersebut maka tekanan terhadap inflasi akan terjadi.

-          Jika kredit yang di berikan terhadap sektor swasta cukup besar maka tekanan terhadap inflasi juga terjadi.

Penyebab Inflasi ?

  1. Tarikan Permintaan ( demand pull inflation)

Dikarenakan adanya permintaan total yang berlebihan dimana biasanya dipicu oleh membanjirnya likuiditas di pasar sehingga terjadi permintaan yang tinggi dan memicu perubahan pada tingkat harga. Bertambahnya volume alat tukar atau likuiditas yang terkait dengan permintaan terhadap barang dan jasa mengakibatkan bertambahnya permintaan terhadap faktor-faktor produksi tersebut

  1. Inflasi desakan biaya (cost push inflation)

terjadi akibat adanya kelangkaan produksi dan/atau juga termasuk adanya kelangkaan distribusi, walau permintaan secara umum tidak ada perubahan yang meningkat secara signifikan. Adanya ketidak-lancaran aliran distribusi ini atau berkurangnya produksi yang tersedia dari rata-rata permintaan normal dapat memicu kenaikan harga sesuai dengan berlakunya hukum permintaan-penawaran, atau juga karena terbentuknya posisi nilai keekonomian yang baru terhadap produk tersebut akibat pola atau skala distribusi yang baru.

Penggolongan Inflasi :

  1. Berdasarkan asalnya dibagi menjadi 2 yaitu : Inflasi dalam negeri dan Inflasi Luar Negeri
  2. Berdasarkan Cakupan Pengaruh terhadap harga : Inflasi tertutup, Inflasi terbuka dan Inflasi yang tidak terkendali
  3. Berdasarkan Keparahannya :

-          Inflasi ringan (kurang dari 10% / tahun)

-          Inflasi sedang (antara 10% sampai 30% / tahun)

-          Inflasi berat (antara 30% sampai 100% / tahun)

-          Hiperinflasi (lebih dari 100% / tahun)

Hubugan Inflasi terhadap Perekonomian :

  1. Inflasi memiliki dampak positif dan dampak negatif- tergantung parah atau tidaknya inflasi. Apabila inflasi itu ringan, justru mempunyai pengaruh yang positif dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih baik, yaitu meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja, menabung dan mengadakan investasi. Sebaliknya, dalam masa inflasi yang parah, yaitu pada saat terjadi inflasi tak terkendali (hiperinflasi), keadaan perekonomian menjadi kacau dan perekonomian dirasakan lesu. Orang menjadi tidak bersemangat kerja, menabung, atau mengadakan investasi dan produksi karena harga meningkat dengan cepat. Para penerima pendapatan tetap seperti pegawai negeri atau karyawan swasta serta kaum buruh juga akan kewalahan menanggung dan mengimbangi harga sehingga hidup mereka menjadi semakin merosot dan terpuruk dari waktu ke waktu.
  2. Inflasi juga menyebabkan orang enggan untuk menabung karena nilai mata uang semakin menurun. Memang, tabungan menghasilkan bunga, namun jika tingkat inflasi di atas bunga, nilai uang tetap saja menurun. Bila orang enggan menabung, dunia usaha dan investasi akan sulit berkembang. Karena, untuk berkembang dunia usaha membutuhkan dana dari bank yang diperoleh dari tabungan masyarakat
  3. Bagi orang yang meminjam uang dari bank (debitur), inflasi menguntungkan, karena pada saat pembayaran utang kepada kreditur, nilai uang lebih rendah dibandingkan pada saat meminjam. Sebaliknya, kreditur atau pihak yang meminjamkan uang akan mengalami kerugian karena nilai uang pengembalian lebih rendah jika dibandingkan pada saat peminjaman.
  4. Bagi produsen, inflasi dapat menguntungkan bila pendapatan yang diperoleh lebih tinggi daripada kenaikan biaya produksi. Bila hal ini terjadi, produsen akan terdorong untuk melipatgandakan produksinya (biasanya terjadi pada pengusaha besar). Namun, bila inflasi menyebabkan naiknya biaya produksi hingga pada akhirnya merugikan produsen, maka produsen enggan untuk meneruskan produksinya. Produsen bisa menghentikan produksinya untuk sementara waktu. Bahkan, bila tidak sanggup mengikuti laju inflasi, usaha produsen tersebut mungkin akan bangkrut (biasanya terjadi pada pengusaha kecil).

About these ads
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s